Berkat Suku Bunga Acuan Tetap Perekonomian Australia Diprediksi Menguat

Posted on

Australia akan segera mengumumkan suku bunga acuan barunya yang diprediksi akan tetap pada 0,10%. Angka tersebut terlihat tetap sejak beberapa bulan terakhir, bersama perekonomian yang mulai pulih dan Covid-19 yang mulai mereda.

Suku Bunga Acuan Australia Diprediksi Stabil

Penentuan suku bunga acuan akan ditentukan pada 12.30 WIB pada hari ini, dan diprediksi akan mengalami stagnasi. Hal tersebut terlihat dari belum adanya urgensi untuk menurunkan suku bunga acuan kembali.

Di saat yang bersamaan, prediksi tersebut terjadi akibat belum ada urgensi juga untuk meningkatkan suku bunga acuan kembali akibat masih dalam tahap pemulihan. Ke depannya nampaknya Australia mulai mengalami pemulihan secara perlahan akibat perekonomian yang sudah mulai terbuka.

Dolar Australia menguat setelah Gubernur Philip Lowe dan dewannya mengejutkan para ekonom dengan mempertahankan rencana mereka untuk mengurangi laju pembelian obligasi mingguan menjadi A$4 miliar ($3 miliar) pada September dari A$5 miliar sekarang, sambil mempertahankan suku bunga di 0,1% pada hari Selasa.

“Yang terjjadi hingga saat ini adalah begitu wabah virus dapat diatasi, ekonomi bangkit kembali dengan cepat,” ungkap Lowe dalam sebuah pernyataan. “Ekonomi mendapat manfaat dari dukungan kebijakan tambahan yang signifikan serta program vaksinasi juga akan membantu pemulihan.”

Langkah mengejutkan tersebut mencerminkan keyakinan mendasar di antara para otoritas bahwa dengan mata uang turun sekitar 7% dalam lima bulan terakhir dan imbal hasil yang lebih rendah, ekonomi memiliki banyak dukungan dan kemungkinan akan kembali bangkit dengan cepat setelah pembatasan dicabut.

Meski demikian, Lowe telah menjelaskan bahwa dia tidak ingin mendahului Federal Reserve dalam hal pelonggaran stimulus, dengan Ketua Jerome Powell mengatakan masih ada beberapa cara untuk dilakukan sebelum pengurangan pembelian obligasi AS.

Australia menjadi salah satu negara yang sudah mulai membuka kembali negaranya secara bertahap untuk beberapa acara nasional. Festival musik dan juga turnamen tenis nampaknya juga sudah menjadi bukti bahwa Australia sudah mulai dibuka kembali.

Oleh karena itu, nampaknya saat ini perekonomian akan mulai pulih kembali akibat akses untuk beberapa perihal operasional dapat dibuka kembali. Jadi kemungkinan besar perekonomian sudah mulai mengarah kembali ke kondisi sebelum pandemi.
Perekonomian Membaik

Semua pemulihan mulai terjadi akibat cekatannya pemerintah dalam menangani kondisi Covid-19 yang sebelumnya mewabah di Australia. Australia dan Selandia Baru terlihat bekerja sama dengan kuat untuk menangani Covid-19.

Kerja sama dilakukan secara tidak langsung melalui koordinasi untuk menjaga penyebaran agar tidak bertambah. Hal tersebut terlihat efektif akibat kedua negara in menjadi negara yang terlihat pulih lebih dahulu dibandingkan negara lainnya.

Mengingat Dolar Australia yang tergolong sebagai aset berisiko, kemungkinan besar nilainya akan pulih bersama melemahnya Dolar Amerika. Hal tersebut disebabkan mayoritas aset berisiko terpaku pada Dolar Amerika yang dianggap sebagai aset pengaman kekayaan.

Sehingga ke depannya, dengan fenomena yang juga sedang tinggi di aset berisiko lainnya, Dolar Australia akan pulih bersama perekonomian Australia.